Mengenali Asal-Usul Peci & Sejarahnya

Berbicara mengenai asal usul peci sebagai ikon Nasional, hal inilah yang digagas oleh presiden pertama bangsa Indonesia yaitu bapak Soekarno. Ada kisah tersendiri mengenai peci yang dituturkan oleh penulis buku “Bung Karno Penyambung Lidah Rakyat Indonesia” yaitu Cindy Adams yang ceritanya Bung Karno bercerita mengenakan peci sebagai lambang pergerakan.

Pada masa itu, biasanya kaum cendekiawan pro-pergerakan nasional enggan (tidak mau) menggunakan blankon (penutup kepala khas Jawa). Ada sejarah politik tersendiri di dalam sebuah tutup kepala ini. di sekolah “dokter pribumi” STOVIA pemerintah kolonial Belanda mempunyai aturan bahwa siswa pribumi tidak boleh menggunakan baju eropa, maka para siswa mengenakan blangkon dan batik apabila berasal dari Jawa.

Namun, bagi siswa asal manado ataupun Maluku yang biasanya memiliki agama Kristen boleh menggunakan pakaian eropa. Dari sejarah ini, muncullah asal usul peci dimana pemerintah nampaknya ada usaha membagi-bagi penduduk mengenai etnis dan agama. Jadinya banyak para aktivis menolak memakai blankon dan mereka umumnya bersemangat dengan adanya kemajuan modern.

Kemudian pada bulan Juni tahun 1921, Bung Karno menemukan solusinya ia memakai peci. Awal mulanya ada pertemuan wong Java di Kota Surabaya dan ia datang mengenakan peci. Namun, beliau sebenarnya takun ditertawakan. Tapi, beliau berkata pada diri sendiri bahwa jika mau jadi pemimpin, haruslah berani memulai sesuatu yang baru.

Sumber: https://samase.co.id/blog/2018/10/18/asal-usul-peci/

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *